Apa saja hal-hal yang membuat puasa bisa memiliki manfaat bagi penderita kanker? berikut kami akan paparkan manfaat puasa bagi penderita kanker.
Menurut penelitian terbaru, puasa memiliki efek yang sangat menguntungkan pada kesehatan. Penelitian telah menunjukkan bahwa puasa meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mendorong pertumbuhan neuron baru, mengurangi efek samping pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi, mengurangi kelainan autoimun dan bahkan membantu mengurangi faktor risiko penyakit jantung. Sekarang, sebuah penelitian hewan baru yang dilakukan di UT Southwestern Medical Center menunjukkan bahwa puasa dapat menghambat perkembangan jenis leukemia anak yang paling umum - temuan yang benar-benar menarik.
Puasa membalikkan perkembangan 2 subtipe yang berbeda dari acute lymphoblastic leukemia (ALL) atau leukemia limfoblastik akut
Meski ALL adalah leukemia paling umum yang menyerang anak-anak, hal itu sebenarnya bisa terjadi pada usia berapapun. Ada dua subtipe: B-sel ALL dan T-cell ALL. Keduanya melibatkan proliferasi sel kanker yang tidak terkendali - yang kemudian menggantikan sel sehat, menyebabkan anemia dan infeksi.
Dalam penelitian yang dipublikasikan tahun lalu di Nature, para periset bereksperimen dengan berbagai jenis pembatasan diet, menggunakan protein fluoresen untuk menandai sel kanker dan menentukan tingkat pada efek puasa . Mereka menemukan bahwa perkembangan kanker benar-benar dihambat oleh rejimen enam siklus panjang, yang terdiri dari satu hari puasa bergantian dengan pemberian makan normal.
Puasa memicu regenerasi sel kekebalan yang menakjubkan
Dalam sebuah studi tahun 2014 yang dilakukan di UC Davis dan dipublikasikan di Cell Stem Cell, masa puasa yang berkepanjangan tanpa makanan selama dua sampai empat hari pada regenerasi sistem kekebalan yang diinduksi oleh waktu, mengubah sel induk menjadi tidak aktif untuk memperbaharui diri. Dalam studi manusia terhadap pasien yang menerima kemoterapi - puasa berkepanjangan menurunkan jumlah sel darah putih.
Yang jelas, peneliti melaporkan bahwa tindakan puasa benar-benar membunuh sel yang lebih tua dan rusak - sekaligus menghasilkan yang baru.
Hasil yang menakjubkan bahkan mengejutkan ilmuwan. Tim peneliti menyebut efek puasa "luar biasa," dan mengaku itu bukan hasil yang telah diprediksi.
Bagaimana sebenarnya puasa mencapai efek menguntungkannya?
Toko energi dalam tubuh yang terbatas, dan disalurkan ke dalam proses pencernaan, gerakan, kognisi, respirasi dan banyak lagi. Tindakan mencerna makanan - yang membutuhkan sejumlah besar darah - mengalihkan energi dari proses lainnya. Selain itu, makan menyebabkan lonjakan aktivitas kekebalan tubuh yang tidak dapat dihindari - dan melemahkan energi, dengan kondisi peradangan meningkat sebagai garis pertahanan alami melawan patogen yang mungkin ada dalam makanan.
Puasa yang berkepanjangan, di sisi lain, mengurangi peradangan dengan menekan pelepasan interleukin-6 dan nekrosis faktor tumor. Ini juga mengurangi kerusakan radikal bebas, bersama dengan kadar IGF-1, hormon pertumbuhan yang terkait dengan penuaan, perkembangan tumor dan risiko kanker.
Dan, hindari makanan padat sambil minum air putih, teh hijau dan minuman pembersih lainnya membantu menyiram sistem pencernaan racun.
Mungkin yang paling penting, puasa merangsang proses yang disebut autophagy, di mana tubuh memecah sel-sel tua dan rusak dan mendaur ulangnya untuk energi. Proses ini tidak hanya memerangi infeksi virus dan penyebaran parasit interselular, tapi juga membantu tubuh menghilangkan sel kanker yang abnormal. Ini juga membantu mencabut sel-sel kanker nutrisi, sehingga dapat memperlambat pertumbuhan dan penyebaran tumor.
Dokter homeopati Dr. Thomas Lodi mencatat bahwa 60 sampai 70 persen sistem limfoid, yang terkait dengan imunitas, terletak di saluran pencernaan. Mengingat fakta ini, mudah untuk melihat mengapa puasa dan kesehatan kekebalan tubuh saling terkait.
Dari penelitian diatas, kita dapat menyimpulkan bahwa selain sebagai amalan yang bernilai ibadah disisi Allah SWT ternyata puasa juga bisa dilakukan sebagai terapi alami yang menjanjikan untuk mencegah, mengobati dan bahkan membalikkan berbagai penyakit yang melemahkan.
Demikianlah pemaparan manfaat puasa bagi penderita kanker. Semoga bermanfaat.

Show Conversion Code Hide Conversion Code Show Emoticon Hide Emoticon